Minggu, 14 Desember 2008

Puisi



Hari Ini

Perlahan hujan yang turun menyatu dengan tanah
Bau butir butir debu menguap bersama panas
Kepadatan kemarin masih sama dengan hari ini
Seakan waktu tidak pernah ada

Lalu lintas manusia membuat jengah di nafas
Wajah wajah penuh tanda tanya
Terus datang silih berganti....
Tak seorang ada yang perduli

Besitan lidah dalam hati
Tak mampu mewakili setiap kata yang keluar
Hanya janji..janji dan janji
Yang mereka tawarkan

Sampai kapan manusia tenggelam dalam janji
Sampai kapan penantian terus di jalani...
Kasihanilah perut yang hampir mati rasa
Kasihanilah mata yang tidak lagi ada air mata

Tidak kekayaan yang ingin di raih...
Tidak sanjungan yang diharapkan...
Hanya ketentraman....bagi kami.

0 Comments: